Stroberi Manis

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Pada kesempatan ini saya ingin menawarkan Buah Stroberi yang dibudidayakan dengan sistem organik oleh petani di daerah Segoro Gunung, Tawangmangu Karanganyar, binaan dakwah teman saya.

Rasa buah insyaAllah manis, aroma buah harum manis.

Harga Rp 35.000,00/ kg

Untuk wilayah Solo dan Sekitarnya dapat kami antar sampai tujuan (biaya dimusyawarahkan).

Sementara penjualan dilayani terutama area Solo dan Jogja

Pembelian minimal 1 kg.

Bagi yang berminat bisa kontak saya pribadi : 085229166665

Jazakallah

Varietas Stroberi

Stroberi, …. siapa yang tidak mengenal buah yang satu ini. Warna, bentuk, aroma dan rasanya yang khas membuat buah ini populer di masyarakat. Makanan dan minuman yang berbahan dasar stroberi disukai banyak orang di seluruh dunia. Namun, sampai saat ini belum banyak orang yang mengetahui seluk beluk tanaman ini.

Tanaman stroberi termasuk divisi Spermatophyta, subdivisi Angiospermae, kelas Dicotyledonae, famili Rosaceae, genus Fragaria dan spesies Fragaria spp. Tanaman ini telah dikenal sejak zaman Romawi, namun yang stroberi yang dikenal saat itu berbeda dengan yang dikenal orang saat ini. Stroberi yang kita temukan dan konsumsi saat ini umumnya adalah Fragariax ananassa var Duchesnre, yaitu stroberi hibrida yang dihasilkan dari persilangan antara F.virginia L.var Duchesne yang berasal dari Amerika Utara dengan F.chiloensis L. var Duchesne yang berasal dari Chili. Persilangan kedua jenis stroberi tersebut dilakukan pada tahun 1750. Persilangan-persilangan lebih lanjut terus dilakukan untuk menghasilkan stroberi dengan buah berukuran besar, harum dan manis.
Lanjutkan membaca

Jelang Ramadhan

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Alhamdulillah Bulan Ramadhan segera datang, insyaAllah.
Semoga Allah beri kesempatan kita memasuki, mengisi dan memperoleh rahmat,ampunan, dan janji2-Nya di Bulan Ramadhan dan menjadi modal berharga di kehidupan selanjutnya. Amin ya Allah.

Informasi :
Selama Ramadhan :
Join di www.kloningbisnis.com (melalui Link ini saja)
Cukup transfer total 50 ribu ( biasa nya 100rb) ke :

Data Rekening :
Rekening Bank Muamalat
No = 9078472499
an = Hanung Anggo Yudanto

atau :
Rekening BCA (punya adik kandung)
BCA KCP Kartasura
No = 3930283290
an = Hanani Retno Kusmintarsih

Hadiah :

Ebook panduan Ramadhan (silakan download) DI SINI

Tradisi Bermaafan Sebelum Puasa

Assalamualaikum wr wb ustadz, Pertanyaan saya sebagai berikut: Apakah bermaaf-mafan sebelum memasuki bulan Ramadhan sejalan dengan Hadis Rosululloh SAW? Bila ya, bisa ustadz tolong jelaskan dengan hadisnya.

Jawaban :

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Sepanjang apa yang kami ketahui, sampai saat ini -wallahu a’lam- kami masih belum menemukan nash hadits yangmenyebutkan bahwa Rasulullah SAW memerintahkan atau mencontohkan kita untuk saling bermaafan, khususnya pada saat menjelang masuknya bulan Ramadhan. Entahlah barangkali ada ustadz atau ulama hadits yang menemukan dalilnya. Tentu kalau ada dan shahih serta eksplisit redaksinya, kita pun perlu untuk melakukannya.

Adapun bermaaf-maafan secara umum, tidak terkait dengn masuknya bulan Ramadhan, sudah tidak perlu dipermasalahkan lagi. Begitu banyak dalil untuk meminta maaf dan memberi maaf.

Salah satunya adalah firman Allah SWT berikut ini: “Maka maafkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu”.(QS. Al-Baqarah: 109)

Demikian juga di dalam ayat lain disebutkan bahwa memaafkan orang lain adalah sifat orang bertaqwa. Sementara tujuan kita berpuasa adalah juga agar kita menjadi orang yang bertaqwa.

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, yaitu orang-orang yang menafkahkan, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”(QS. Ali Imran: 132-133)

Di dalam ayat lain, disebutkan bahwa memaafkan kesalahan orang lain itu mendekatkan kita kepada sifat taqwa. Dan taqwa adalah tujuan dari kita berpuasa. Dan memberi maaf itu lebih dekat kepada takwa. (QS. Al-Baqarah: 237)

Memaafkan kesalahan orang lain adalah sebuah ibadah yang mulia. Dan sebagai muslim, Allah SWT telah mewajibkan kita untuk memberi maaf kepada orang lain. Sehingga hukum memberi maaf itu adalah wajib ‘ain, sebagaimana firman Allah SWT berikut ini:

“Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh.”(QS. Al-A’raf: 199)

Selain itu, memaafkan kesalahan orang lain yang telah berbuat salah itu akan diganjar oleh Allah SWT dengan ampunan atas dosa-dosa kita kepada Allah.

“Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. An-Nuur: 22)

Meski pun seorang yang dizalimi dibenarkan untuk membalas, namun memaafkanjauh lebih baik, di mana Allah akan memberi ganjaran dan pahala tersendiri.

“Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim”.(QS. Asy-Syura: 40)

Even untuk Saling Memaafkan Secara umum saling bermaafan itu dilakukan kapan saja, tidak harus menunggu even Ramadhan atau Idul Fithri. Karena memang tidak ada hadits atau atsar yang menunjukkan ke arah sana.

Namun kalau kita mau telusuri lebih jauh, mengapa sampai muncul trend demikian, salah satu analisanya adalah bahwa bulan Ramadhan itu adalah bulan pencucian dosa. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW tentang hal itu.

“Dari Abi Hurairah ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda, Siapa yang menegakkan Ramadhan dengan iman dan ihtisab, maka Allah telah mengampuni dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim)

Kalau Allah SWT sudah menjanjikan pengampunan dosa, maka tinggal memikirkan bagaimana meminta maaf kepada sesama manusia. Sebab dosa yang bersifat langsung kepada Allah SWT pasti diampuni sesuai janji Allah SWT, tapi bagaimana dengan dosa kepada sesama manusia? Jangankan orang yang menjalankan Ramadhan, bahkan mereka yang mati syahid sekalipun, kalau masih ada sangkutan dosa kepada orang lain, tetap belum bisa masuk surga.

Oleh karena itu, biar bisa dipastikan semua dosa terampuni, maka selain minta ampun kepada Allah di bulan Ramadhan, juga meminta maaf kepada sesama manusia, agar bisa lebih lengkap. Demikian latar belakangnya. Maka meski tidak ada dalil khusus yang menunjukkan bahwa Rasulullah SAW melakukan saling bermafaan menjelang Ramadha, tetapi tidak ada salahnya bila setiap orang melakukannya.

Memang seharusnya bukan hanya pada momentum Ramadhan saja, sebab meminta maaf itu dilakukan kapan saja dan kepada siapa saja. Idealnya yang dilakukan bukan sekedar berbasa-basi minta maaf atau memaafkan, tetapi juga menyelesaikan semua urusan. Seperti hutang-hutang dan lainnya. Agar ketika memasuki Ramadhan, kita sudah bersih dari segala sangkutan kepada sesama manusia.

Beramaafan boleh dilakukan kapan saja, menjelang Ramadhan, sesudahnya atau pun di luar bulan itu. Dan rasanya tidak perlu kita sampai mengeluarkan vonis bid’ah bila ada fenomena demikian, hanya lantaran tidak ada dalil yang bersifat eksplisit.

Sebab kalau semua harus demikian, maka hidup kita ini akan selalu dibatasi dengan beragam bid’ah. Bukankah ceramah tarawih, ceramah shubuh, ceramah dzhuhur, ceramah menjelang berbuka puasa, bahkan kepanitiaan I’tikaf Ramadhan, pesantren kilat Ramadhan, undangan berbuka puasa bersama, semuanya pun tidak ada dalilnya yang bersifat eksplisit?

Lalu apakah kita akan mengatakan bahwa semua orang yang melakukan kegiatan itu sebagai ahli bid’ah dan calon penghuni neraka? Kenapa jadi mudah sekali membuat vonis masuk neraka? Apakah semua kegiatan itu dianggap sebagai sebuah penyimpangan esensial dari ajaran Islam? Hanya lantaran dianggap tidak sesuai dengan apa terjadi di masa nabi?

Kita umat Islam tetap bisa membedakan mana ibadah mahdhah yang esensial, dan mana yang merupakan kegiatan yang bersifat teknis non formal.

Semua yang disebutkan di atas itu hanya semata kegiatan untuk memanfaatkan momentum Ramadhan agar lebih berarti. Sama sekali tidak ada kaitannya dengan niat untuk merusak dan menambahi masalah agama.

Namun kita tetap menghormati kecenderungan saudara-saudara kita yang gigih mempertahankan umat dari ancaman dan bahaya bid”ah. Isnya Allah niat baik mereka baik dan luhur.

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

http://mediaislam.myblogrepublika.com/tradisi-bermaafan-sebelum-puasa/

Segera Panen

Alhamdulillah, insyaAllah lahan segera panen.
Kami mengundang Anda untuk menjadi :
1. Para pembeli, baik suplier buah, toko buah, restoran,kafe, kantor ataupun pribadi … kami tunggu order nya …

Misi dakwah dan pemberdayaan insyaAllah menjadi landasan awal usaha ini, jadi baik investor maupun pembeli secara langsung telah terlibat di dalamnya. Semoga bernilai ibadah.

Amin.

Manfaat Strawberry

Bentuknya unik, persis seperti bentuk hati. Warna buah-nya yang sudah matang pun merah menggoda. Dan rasanya, luar biasa manis dan segar kalau anda beruntung mendapatkan yang kualitasnya tinggi.

Harganya yang relatif mahal membuat strawberry menjadi buah elit yang digemari. Karena itukah strawberry disebut buah cinta?
Ternyata tidak. Pada jaman Yunani kuno, buah yang satu ini diangkat resmi sebagai lambang dewi Cinta karena keberadaannya luar dalam.

Keindahan cinta waktu itu dilambangkan oleh warna, rasa, dan kebolehan buah ini. Sejak itulah buah ini menjadi terkenal.
Strawberry merupakan tanaman buah berupa herba yang rata-rata memiliki 200 biji kecil per satu buahnya. Ada 700-an macam jenis strawberry. Salah satu jenis spesiesnya bernama Fragaria chiloensis L. Jenis ini yang menyebar ke berbagai negara Amerika,Eropa dan Asia. Spesies yang lainnya yaitu F. vesca L. Yang satu ini lebih menyebar luas dibandingkan spesies lainnya. Jenis strawberry ini pula yang pertama kali masuk ke Indonesia. Warna merah pada strawberry matang sangat beralasan. Warna merah itu disebabkan karena buah ini kaya pigmen warna antosianin dan mengandung antioksidan tinggi. Mendengar kata antioksidan, anda tentu sudah tahu bahwa itu artinya, khasiatnya sangat banyak. Dan anda benar! Buah strawberry menyimpan nutrisi yang luar biasa. Selain antioksidan tersebut, ia juga kaya serat, rendah kalori, dan mengandung vitamin C, folat, potassium, serta
asam ellagic.
Lanjutkan membaca

Budidaya Strawberry (semi)Organik

BUDIDAYA STRAWBERRY

PENDAHULUAN

Prospek agribisnis strowberry di Indonesia cukup cerah dilihat dari daya serap pasar dan permintaan dunia dari tahun ke tahun meningkat.
Dengan semangat ramah lingkungan PT. Natural Nusantara berperan dalam meningkatkan Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian terhadap lingkungan pada budidaya strowberi ini.

SYARAT PERTUMBUHAN
Lama penyinaran matahari 8 – 10 jam hari. Curah hujan berkisar 600 700 mm pertahun. Suhu udara optimum antara 17°C – 20°C dan suhu udara minimum antara 4°C – 5°C dengan kelembaban udara 80% – 90%.Ketinggian tempat yang ideal antara 1000-2000 m dpl

PENGOLAHAN LAHAN

Sebelum lahan dibajak digenangi air lebih dahulu semalam. Keesokan harinya dilakukan pembajakan sedalam sekitar 30 cm, setelah itu tanah dilakukan pengeringan baru dihaluskan.
Lanjutkan membaca

Strawberry di Dalam Karung Plastik

Daerah Soreang yang terletak di sebelah Selatan Bandung dewasa ini telah berkembang menjadi sentra penanaman strawberry. Terdapat banyak kebun strawberry ukuran besar dan kecil di sebelah kiri dan kanan jalan menuju Ciwidey. Kebun-kebun ini sekaligus berfungsi sebagai tempat wisata, dimana para tamu dapat melihat cara penanaman dan perawatan tanaman strawberry, dan mereka sekaligus dapat membeli buahnya dengan cara memilih dan memetiknya langsung sendiri. Di sejumlah kebun terdapat pula warung/rumah makan dengan desain yang sederhana tapi artistik dan menarik.

Ini adalah cara cerdas untuk mengembangkan pertanian yang sekaligus juga mengembangkan kawasan wisata alam yang unik. Alam yang cantik dengan udara pegunungan yang segar merupakan faktor pendukung dari kegiatan ekonomi pedesaan yang dinamis dan memberikan kehidupan yang baik bagi penduduknya ini. Sebagaimana halnya dengan sentra pertanian lainnya di Jawa Barat seperti Pengalengan, Lembang, dan Garut, aktivitas pertanian mampu menumbuh kembangkan usaha-usaha yang berkaitan langsung atau tidak langsung dengan pertanian. Peningkatan taraf kehidupan petani kemudian mampu pula menumbuhkan usaha-usaha di bidang jasa dan perdagangan.
Lanjutkan membaca